Monday, March 4, 2019

Mengenal Urutan Prosesor Snapdragon dan Ponselnya

Gambar terkait

Mengenal urutan prosesor Snapdragon besutan Qualcomm untuk perangkat mobile, mulai dari kelas bawah, menengah, hingga seri unggulan, beserta versinya.

Qualcomm menghadirkan prosesor Snapdragon dengan empat seri berbeda, yakni Snapdragon 200 series, 400 series, 600 series, dan yang teratas 800 series. Masing-masing prosesor tersebut ditujukan untuk berbagai macam smartphone berdasarkan kelasnya dan kemampuannya selalu diperbarui oleh Qualcomm dengan menghadirkan versi terbaru dari masing-masing seri.

Jadi, jika sebuah smartphone atau tablet menggunakan chipset Snapdragon seri 200 atau 400, bukan berarti perangkat tersebut diotaki prosesor jadul, tergantung versinya. Namun, kini Qualcomm sepertinya tak lagi memproduksi baru seri Snapdragon 200. Jadi, seri terendah saat ini yang masih terus diperbarui adalah Snapdragon 400.

Berikut ini daftar masing-masing seri prosesor Snapdragon beserta versinya dari yang terendah hingga tercanggih seperti yang dihimpun dari situs resmi Qualcomm, serta contoh masing-masing smartphone yang menggunakan prosesor tersebut berdasarkan data dari Kimovil.

Snapdragon 200 Series

Karena dibekali fitur dan kemampuan yang minim, prosesor seri ini ditujukan untuk smartphone atau tablet kelas bawah berharga murah. Versi Snapdragon 200 series dari yang paling lama hingga terbaru yaitu Snapdragon 200, Snapdragon 205, Snapdragon 208, Snapdragon 210, dan Snapdragon 212.

Ponsel yang menggunakan prosesor seri ini diantaranya, yaitu:

Hasil gambar untuk zenfone go

Snapdragon 200: Asus Zenfone Go, LG L Fino, Lenovo A560 dan lainnya.
Snapdragon 210: HTC Desire 530, LG K4 2017, Huawei Y6 dan lainnya.
Snapdragon 212: Microsoft Lumia 650, Nokia 2 dan lainnya.

Snapdragon 400 Series

Seri Snapdragon 400 ditujukan untuk smartphone atau tablet kelas menengah ke bawah. Prosesor seri ini memiliki performa yang cukup bisa diandalkan untuk kebutuhan penggunaan biasa. Namun, smartphone dengan ‘otak’ ini tidak disarankan untuk digunakan bermain game berat secara intensif.

Versi Snapdragon 400 series dari yang paling lama hingga terbaru yaitu Snapdragon 400, Snapdragon 410, Snapdragon 412, Snapdragon 415, Snapdragon 425, Snapdragon 430, Snapdragon 435, dan yang terbaru Snapdragon 450. Empat seri terakhir masih banyak digunakan oleh ponsel-ponsel baru saat ini.

Khusus untuk Snapdragon 450, prosesor ini mendapatkan pembaruan yang signifikan dalam hal performa dan fitur dibandingkan para pendahulunya. Ia hampir setara Snapdragon 625, karena sama-sama dibangun dengan proses fabrikasi 14 nanometer (nm), sehingga lebih hemat daya.

Contoh smartphone yang menggunakan prosesor seri ini, yaitu:

Hasil gambar untuk xiaomi redmi 5a

Snapdragon 425: Xiaomi Redmi 4a, Xiaomi Redmi 5a, Xiaomi Redmi Note 5a, LG K8 2017, Vivo Y55s, Samsung Galaxy J3 2017, dan lainnya.
Snapdragon 430: Xiaomi Redmi 3s, Xiaomi Redmi 4, Asus ZenFone 3 Laser, Asus ZenFone 4 Max, Lenovo K6 Note, Nokia 5, Nokia 6 dan lainnya.
Snapdragon 435: Xiaomi Redmi 4x, Xiaomi Redmi Note 5a Prime, LG Q6, Oppo A57, Nubia M2 Play dan lainnya.
Snapdragon 450: Xiaomi Redmi 5, Xiaomi Redmi 5 Plus, Vivo V7, Vivo V7+ dan lainnya.

Snapdragon 600 Series

Prosesor Snapdragon 600 series ditujukan untuk smartphone atau tablet kelas menengah ke atas, dan terbagi menjadi dua sub seri. Yaitu seri standar dan versi yang lebih tinggi.

Seri standar dari yang terlama hingga terbaru, yaitu Snapdragon 600, Snapdragon 610, Snapdragon 615, Snapdragon 616, Snapdragon 617, Snapdragon 625, Snapdragon 626, Snapdragon 630, dan terbaru Snapdragon 636.

Sementara versi yang lebih tinggi dari yang terlama hingga terbaru, yakni Snapdragon 650, Snapdragon 652, Snapdragon 653, dan Snapdragon 660. Prosesor yang disebut terakhir adalah chipset kelas menengah terkencang dan paling canggih dari Qualcomm untuk saat ini, performanya hampir setara dengan Snapdragon seri 800.

Beberapa smartphone yang menggunakan prosesor seri ini, yaitu:

Hasil gambar untuk redmi note 5

Snapdragon 625: Xiaomi Redmi Note 4, Xiaomi Redmi 5 Plus, Xiaomi Mi A1, Motorola Moto Z Play, Motorola Moto G5s Plus, Asus ZenFone 4 Selfie Pro, Samsung Galaxy C7 dan lainnya.
Snapdragon 626: Motorola Moto Z2 Play, Samsung Galaxy C5 Pro, dan lainnya.
Snapdragon 630: Sharp Aquos S2, Motorola Moto X4, Nokia 7, Sony Xperia XA2, Sony Xperia XA2 Ultra, Asus ZenFone 4, HTC U11 Life dan lainnya.
Snapdragon 636: Xiaomi Redmi Note 5 Pro.
Snapdragon 652: Xiaomi Mi Max Prime, HTC U11 Eyes, LG G5 SE, Oppo R9 Plus, Sony Xperia M Ultra dan lainnya.
Snapdragon 653: Samsung Galaxy C9 Pro, Oppo R9s Plus, Vivo X9 Plus, Nubia Z17 Lite dan lainnya.
Snapdragon 660: Xiaomi Mi Note 3, Oppo R11, Oppo R11 Plus, Smartisan Nut Pro 2, Asus ZenFone 4, Vivo X20, Vivo X20 Plus, 360 N6 Pro dan lainnya.

Snapdragon 800 Series

Prosesor Snapdragon 800 series ditujukan untuk smartphone atau tablet kelas atas dan unggulan (flagship). Versi Snapdragon 800 series dari yang paling lama hingga terbaru yaitu Snapdragon 800, Snapdragon 801, Snapdragon 805, Snapdragon 808, Snapdragon 810, Snapdragon 820, Snapdragon 821, Snapdragon 835, serta yang tercanggih dan tertangguh saat ini Snapdragon 845.

Beberapa smartphone flagship yang menggunakan prosesor seri ini, yaitu:

Hasil gambar untuk s9 plus

Snapdragon 820: Xiaomi Mi 5, LG G5, LG V20, OnePlus 3, HTC 10, Motorola Moto Z, Asus ZenFone 3 Deluxe, Sony Xperia XZ, Samsung Galaxy S7 Edge dan lainnya.
Snapdragon 821: Xiaomi Mi Mix, Xiaomi Mi 5s, Xiaomi Mi 5s Plus, LG G6, Google Pixel, Google Pixel XL, HTC U Ultra, OnePlus 3T, Asus ZenFone 3 Deluxe dan lainnya.
Snapdragon 835: Xiaomi Mi 6, Xiaomi Mi Mix 2, Nokia 8, Samsung Galaxy S8, Samsung Galaxy S8+, Samsung Galaxy Note 8, Google Pixel 2, Google Pixel 2 XL, Razer Phone, OnePlus 5, OnePlus 5T, Sony Xperia XZ Premium dan lainnya.
Snapdragon 845 (akan): Samsung Galaxy S9, Samsung Galaxy S9 Plus, Xiaomi Mi 7, Xiaomi Mi Mix 2s, LG G7 dan lainnya.
Itulah urutan seri prosesor Snapdragon beserta versinya dari yang paling jadul hingga yang terbaru dan tercanggih saat ini. Jadi, versi Snapdragon 400 maupun Snapdragon 600 tidak bisa dipandang sebelah mata dan tak kalah dengan seri unggulan, Snapdragon 800, tergantung pada versinya.

Semakin tinggi seri dan baru versinya, maka prosesor tersebut telah memiliki performa yang lebih tinggi, hemat daya, fitur dan konektivitas lengkap, mendukung internet super cepat, serta didukung teknologi pemrosesan gambar yang lebih baik untuk fotografi.


sumber : https://daily.oktagon.co.id/mengenal-urutan-prosesor-snapdragon-dan-ponselnya/

Friday, March 1, 2019

Aturan Margin, Kertas, dan Font Untuk Karya Tulis Ilmiah


Membuat karya ilmiah seperti misalnya skripsi, makalah, tesis dan karya ilmiah lainnya tentu tidaklah sembarangan, ada aturan-aturan yang harus diikuti, karena karya ilmiah merupakan karya tulis yang sifatnya formal.


Ada banyak sekali aturan yang harus diikuti ketika ingin membuat karya ilmiah, dari mulai ukuran kertas, jenis kertas, margin yang harus digunakan, penomoran, penulisan bab, font yang harus dipilih dan unsur-unsur lainnya.


Walaupun sebenarnya aturan penulisan karya ilmiah itu mudah, namun terkadang ketika ingin membuat karya ilmiah kita sering lupa aturan-aturan penulisan karya ilmiah tersebut, itu karena kita jarang bergelut dalam pembuatan karya ilmiah.


Salah satu contoh misalnya untuk kalangan mahasiswa aturan penulisan karya ilmiah baru dipelajari ketika ingin membuat skripsi, begitu juga untuk tugas-tugas siswa, aturan penulisan umumnya akan dipelajari ketika mereka ada tugas membuat karya ilmiah seperti makalah atau laporan-laporan formal lainnya.


Untuk anda yang kebetulan lupa atau belum mengetahui mengenai aturan pembuatan karya ilmiah, di artikel kali ini saya akan coba uraikan tentang aturan penulisan karya ilmiah terutama untuk format Margin, Kertas, font sehingga karya ilmiah yang anda buat sesuai dengan aturan formal yang telah ditetapkan.

Aturan Margin, Kertas, font Untuk Karya tulis ilmiah yang benar (makalah skripsi, thesis dll)

Berikut adalah beberapa aturan yang harus diikuti ketika ingin membuat karya ilmiah:

1. Tentukan Ukuran Kertas

Ukuran kertas untuk karya tulis ilmiah seperti skripsi, makalah, tesis dan karya ilmiah lainnya menggunakan ukuran kertas A4

Untuk menentukan ukuran kertas di microsoft word langkahnya adalah:
Klik menu Page layout, lalu pada group page setup pilih tombol Size > A4



2. Tentukan Margin Kertas

Margin adalah batas kiri, atas, kanan dan bawah keretas yang harus dikosongkan.
Format Untuk margin karya ilmiah adalah sebagai berikut:
  • Atas :4 cm
  • Kiri : 4 cm
  • Bawah : 3 cm
  • Kanan  :3 cm

Atur Ukuran Unit dulu 

Untuk mengatur margin langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan pengaturan unit format ukuran dokumen. sebaiknya memilih centimeter (cm) agar tidak asing. ini perlu dilakukan karena umumnya unit bawaan microsoft word adalah inchi yang tidak umum di kalangan masyarakat indonesia.

Untuk mengatur Unit di ms word adalah sebagai berikut:

a. Tekan Menu File (ms word 2010, 2013 ke atas), atau tekan tombol bulat office button di sudut kiri atas (ms word 2017 ke bawah).

b. Lalu pilih menu options, atau anda juga bisa membukanya melalui tombol kecil panah di sudut kiri lalu pilih menu more command..,



Maka akan terbuka option dialog ms word seperti gambar di bawah ini:

mengatur unit measurements ms word


Silahkan anda pilih menu Advanced di samping kiri, lalu scroll ke bawah kemudian pada group display, untuk bagian Show measurement in unit of: pilih Centimeters, Jka sudah tekan tombol Ok

Atur Margin

Untuk mengatur Margin anda bisa membuka menu Page Layout > page setup > Margin > Custom margin


Lalu atur margin seperti gambar di bawah ini:

mengatur margin di ms word

Top (atas): 4, Left (kiri): 4, Bottom (bawah): 3, Right (Kanan): 3.

3. Jenis Font dan Ukuran Font

Untuk karya ilmiah jenis tulisan yang digunakan adalah Times New Roman dengan Ukuran font 12

Untuk mengaturnya slahkan buka menu Home, pada Group font pilih atau ketikan Times New Roman, lalu ukurannya pilih 12


4. Mengatur Sepasi Tulisan

Spasi adalah jarak antara baris teks, untuk karya tulis ilmiah spasi yang digunakan adalah 1.5, untuk mengatur spasi di ms word 2010 ke atas langkahnya adalah sebagai berikut:

Pilih menu Home, pada group Paragraph, klik ikon panah kecil di sidut kanan bawah,

mengatur spasi di ms word 2013

Pada Dialog paragraph yang muncul untuk opsi Line spacing, silahkan pilih 1.5 unit.

5. Mengatur Format Text

Format text untuk karya ilmiah adalah rata kiri-rata kanan (justify).

Pilih menu Home, pada group Paragraph, tekan tombol rata kiri-rata kanan atau justify



Setelah pengaturan di atas anda buat langkah selanjutnya adalah menulis karya ilmiah anda, silahkan memulai ketik makalah, skripsi atau karya ilmiah anda. 

Bagaimana jika makalahnya sudah ada tapi pengaturannya belum benar? 

Jika anda sudah terlanjur menulis namun aturan format belum benar, maka anda cukup dengan blok semua tulisan yang ada, lalu lakukan perintah diatas. Dengan mengatur ukuran margin, kertas, font dan spasi berarti karya ilmiah anda sudah memenuhi kriteria aturan dalam penulisan karya ilmiah. 


sumber : http://panduanmicrosoftoffice.blogspot.com/2018/02/aturan-margin-kertas-font-karya-tulis.html
Powered by Blogger.